Sabtu, 16 April 2011

Pentingnya Bilang I Love U Part 3


sebelumnya dan ini pertama kalinya dia main bowling. aku memijit-mijit tangan syifah dengan lembut dan hati – hati agar sakitnya hilang.

Sekali lagi aku melihat wajah syifa. Dia tersenyum padaku, dan memandangku dengan matanya yang sebening kristal.

Aku di dalam hati ini ingin dia menjadi milikku, tapi sepertinya dia tidak punya perasaan yg sama terhadap aku dan aku tahu itu.

Lalu dia berkata "Ini salah satu hari yang terindah buatku, terima kasih"

“Orang yang mencintai kamu akan selalu mengingat setiap kejadian yang dia lalui bersama kamu, bahkan mungkin kejadian yang kamu sendiri sudah melupakannya, karena saat-saat itu ialah saat yang berharga untuknya. dan saat itu, matanya pasti berkaca. karena saat bersamamu tidak selalu terulang” ( thatslove )

pada hari ketiga belas pas kebetulan ada acara di sekolah. Sehari sebelum acara sekolah di mulai aku berjalan ke kelasnya.

" syifa, besok kamu mau ikut tidak ke pesta???? " kataku.

“ mau ” katanya

“ ya sudah nanti aku jemput kamu ya di rumah ya…” jawabku.

Di Malam pesta , sebelum acaranya di mulai, aku berdiri di depan pintu rumahnya.

Aku menunggu dengan sabar dan setia menunggu kehadiranya.

Tanpa terasa Sebelum aku sempat berkedip. Kulihat dia dari jauh, tubuhnya yang sempurna melayang seperti malaikat keluar dari dalam rumahnya.

Dalam hatiku berkata. “Aku ingin dia menjadi milikku, tapi sepertinya dia tidak menyadarinya dan aku tahu itu.”

“ Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau. Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.”

Hari ke dua puluh lima. Aku mengajak syifah makan malam di Ancol Bay. Kami mencari posisi yang pas untuk makan malam.

Bulan sudah menampakan diri, langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Kami duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan suara gelombang bergulung di pantai.

Oooo…. Malam yang indah.

Dan tempat yang sesuai dengan keinginan kita.

Sekali lagi syifah memandang langit, dan melihat bintang jatuh.

“ lihat ada bintang jatuh…” katanya

“ mana??? “ jawabku sambil mencari di ribuan bintang yang ada di langit.

Aku melihat kearah dia, tetapi dia diam sejenak sambil memejamkan mata, aku tak tau apa yang lagi dia lakukan.

“ Kenapa ifah???” Tanyaku.

“ tidak apa – apa kok” jawabnya sambil tersenyum kepadaku.

Ternyata Dia tadi mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.

Di Hari ke empat pulu satu ini, menjadi hari yang paling bahagia buat ku. Karena hari ini aku berulang tahun.Di saat jam dinding jam 12 malam.

Aku mendengar ada suara di pintu pagar rumahku, samar – samar aku mendengar ada yang memanggilku di luar.

Dan apa yang terjadi,



*****************************



Aku mendapat kejutan dari syifah, di depan terasku syifah membawakan kue ulang tahun untuk ku.

“Selamat ulang tahun ya, maaf ni. Aku menggangu kamu malam – malam…”

“ makasi ya, syifah….” Jawabku “ ooo, tidak apa koq. Aku malah berterima kasih kepada mu. Kamu sudah ingat di hari ulang tahunku sampai kamu bela – belain malam yang dingin kamu main kerumahku bersama kakak kamu. “

“Sama - sama “

Dengan wajah di balik jibabnya begitu cantik dan senyum manis di saat dia memberikan kue ulang tahunnya kepada ku. Itulah yang membuat aku tidak dapat melupakan hari ulang tahun ku. Di tambah lagi Aku tidak tau kalau syifah membuatkan kue ulang tahun itu. Ini bukan kue ulang tahun buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik untukku.

“Orang yang mencintai kamu akan memberikan suatu barang miliknya yang mungkin buat kamu itu ialah sesuatu yang biasa, tetapi baginya barang itu sangat istimewa” (YouAreBeautiful )

“ ayo tiup lilinnya “ pintanya

“ Ya “ jawabku .

Di dalam hati aku, Aku sangat terharu menerima kue itu, dan aku mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahunnya.

================= * bersambung * ==================

Tidak ada komentar: